Saturday, November 19, 2011

FF Suju Couple [Why Not Me] Part 4

HAIIII *melambai tak berdosa* .. maap baru update sekarang ..
duhh kayanya w tiap kali update minta maap mulu yaaa ?? eheehhe ..
pokoknya selamat membaca dehh .. w gak mau gangguin .. tapi maaf lagi nii yaaa sebelumnya kalo ada salah2 kata . eehhehhe
MONGGOOOOOO ~~ ^.^ 

Author : Eunhaekid
Cast     :
v   Namja :
Donghae / hae  : 17 tahun
Kyuhyun / kyu : 17 tahun, sahabat hae
Siwon               : 35 tahun, appa-nya hae
Eeteuk              : 18 tahun, sunbae KyuHae, adik Kibum

v   Yeoja :
Eunhyuk / Hyukkie : 17 tahun, temen sekelas KyuHae
Sungmin/ Minnie : 17 tahun, temen sekelas KyuHae, sahabat hyukkie
Kibum / Bummie : 26 tahun, guru bahasa inggris, pacar siwon
Heechul / Chullie : 34 tahun, eomma-nya hae, istri siwon (Cameo)

-READ MORE.....>
Seorang namja tampan berlari menembus angin malam ditengah deru nafasnya yang tidak beraturan. Peluh sudah membasahi kulit putihnya, stelan jas yang ia kenakan sudah tidak beraturan bentuknya. Berlari dan ia terus berlari, walau berkali-kali terdengar begitu banyak suara protes dari orang-orang yang berpapasan dengannya, dari mulut orang-orang yang tak sengaja ditabraknya, namja itu terus berlari menuju tempat yang akan dibawa oleh kaki panjangnya. Ia sendiripun tak tahu akan kemana, tapi yang pasti ia ingin pergi menjauh dari gedung itu, dari tempat wanita yang selama ini diam-diam ia kagumi, ia cintai berada.

“AAAAAAAAAAARRRGGGGHHHHH SIAL !!!!! –BUG- ” teriaknya kencang sambil memukul tiang yang ada dihadapannya.

Begitu banyak mata memperhatikannya. Semua orang yang berlalu lalang didekatnya, menatap lelaki tampan itu nanar. Tapi lagi-lagi ia tak peduli. Laki-laki itu hanya menunduk dengan sebelah tangan bertopang pada tiang yang baru saja ditinjunya. Deru nafasnya terdengar begitu kencang dan tidak beraturan.
*************************

TING TONG

Cklek

“Lho hae, lo kenapa?” panik kyuhyun saat mendapati sahabatnya berdiri di depan pintu rumahnya dengan penampilan yang sangat berantakan

“w nginep disini ya?” tanya donghae balik tanpa menjawab pertanyaan kyuhyun sebelumnya

“emang rumah lo kenapa? Appa lo gimana? Bukannya lo ada janji ma beliau?”

“Boleh gak? Kalo gak boleh w bisa nyari tempat lain” tanya donghae tajam. Tapi saat mendapati kyuhyun malah terlihat bingung dan ragu, namja tampan berstelan jas hitam itu berdecak lalu berbalik

“oke. Oke. Lo boleh nginep disini. Tapi lo harus cerita ada apa sebenernya” tahan kyuhyun sebelum sahabatnya benar-benar keluar dari pagar rumah
.
.
.
.
“gak sakit?” tanya kyu yang hanya dijawab gelengan oleh donghae

Lelaki evil itu mengernyitkan dahi –heran-. Kembali diteteskannya alkohol untuk membersihkan luka di buku-buku jari donghae. Ia yakin sekali, seharusnya itu tuh sakit apalagi alkohol yang dipakenya sekarang itu alkohol 90% yang dijamin perih banget-banget kalo kena luka. Tapi coba lihat donghae? Ia hanya melihat tangannya yang sedang diobati kyuhyun dengan pandangan kosong.

“untung ortu w lagi pada pergi. Kalo mereka ada dirumah dan ngedapetin lo kaya gini, mau ngomong apa kita?” dumel kyuhyun -yang tidak ditanggapi apa-apa oleh hae- setelah selesai membalut luka ditangan sahabatnya itu

Kyuhyun menghembuskan nafasnya saat melihat donghae malah beringsut tidur di sisi kanan tempat tidurnya. Yah, mungkin emang nii anak belom mau cerita, besok aja kalo keadaannya udah mendingan dehh. Batin kyuhyun
*******************************

Eunhyuk berjalan ringan memasuki area sekolah. Senyumnya melebar saat melihat minnie, sahabatnya sedang berjalan memasuki gedung sekolah

“minniiiiiiii” panggilnya riang. Yang dipanggilpun menoleh dan berdiri menunggu hyukkie  tiba dihadapannya
“udah ngerjain peer?”

“udah” jawab minnie singkat seraya kembali berjalan

“hari ini gak ada ulangan kahn?”

“ngga”

“hoaaaaaaammhh ngantuk. Kalo hari ini hyukkie gak piket, males banget dehh berangkat sepagi ini” curhat eunhyuk, namun tak mendapat tanggapan apa-apa dari sahabatnya

Yeoja manis itu menghembuskan nafas perlahan. Ia sempat merasa ada yang beda dengan sabahat imutnya itu, seperti sedang menjauhinya, tapi buru-buru ia buang prasangka itu karena walau bagaimanapun juga mereka kahn sahabatan, jadi gak boleh berfikiran buruk
.
.
.
.
Selama pelajaran berlangsung, minnie terus saja mengacuhkan eunhyuk. Bahkan gadis imut itu sama sekali tak menanggapi gurauan eunhyuk. Yang dicuekin? Tentu saja merasa. Bagaimana tidak, walau lagi pelajaran guru killer sekalipun, paling gak minnie bakal noleh kalo dipanggil dan menyuruh hyukkie diam, lah tapi ini? Gadis itu sama sekali tak mengubris, bahkan sampai eunhyuk dihukum mengerjakan soal di papan tulis karena berisikpun, minnie hanya diam sambil mencoret-coret bukunya –tanpa memandang sahabatnya-

Eunhyuk menghembuskan nafasnya berat. Hampa rasanya tanpa ocehan atau wajah aegyo sahabat disampingnya. Eunhyuk merasa kalau minnie kini sedang menjauhinya dan itu pasti karena eeteuk kemarin. Haruskah ia menceritakan apa yang terjadi kemarin saat dirinya pergi berdua dengan eeteuk ke bukit? Tapi bagaimana eunhyuk bisa bercerita kalau minnie terus-menerus menghindarinya bahkan saat jam istirahat tadi

“minnie kok lama banget sih ke kantinnya” gumam eunhyuk dengan matanya tak lepas dari pintu kelas, berharap seorang gadis mungil dengan aksesoris serba pinknya muncul diambang pintu. Tapi sayang yang diharapkannya tak terjadi bahkan setelah bel masuk berbunyi sejak 10 menit yang lalu

“Pengumuman !!!!!! Song seongsaenim tidak masuk dan hanya memberi tugas rumah !!!” suara ketua kelas membahana dari depan kelas. Sontak semua murid melompat kegirangan karena itu berarti jam istirahat mereka bertambah panjang

Eunhyuk melirik dua kursi yang tak jauh dari tempatnya. Kosong. Kyuhyun memang pergi keluar bersama minnie saat istirahat tadi dan donghae entah kemana dan belum kembali.

Gadis yang dikenal cuek diangkatannya itu beranjak keluar kelas menuju taman belakang untuk melepas penat disana. Tapi eunhyuk segera berbelok menuju uks saat melihat eeteuk sedang berjalan kearahnya dari arah berlawanan. Entah kenapa gadis itu bersembunyi sebelum sang ketua osis tampan menyadari keberadaannya. Diam-diam eunhyuk masuk ke dalam uks tanpa mengeluarkan bunyi agar eeteuk tidak melihatnya, bahkan saat lelaki itu melewati uks. Eunhyuk mengelus dada sambil bersandar di pintu dan sesekali mengintip keluar dari balik gorden memastikan eeteuk sudah pergi dan keadaan aman

Srekk Kriett

Derit tempat tidur yang berada dipojok ruangan, mengalihkan perhatian eunhyuk. Baru saja ia ingin kabur keluar uks sebelum dikira sedang membolos oleh penjaga
*maklum sekolahnya melarang keras ada anak murid berada diluar kelas saat jam pelajaran bahkan saat tidak ada guru –kecuali di perpustakaan*, tapi langsung ia urungkan niatnya itu saat sudut matanya menangkap sesosok lelaki tampan sedang tertidur di atas tempat tidur.

Perlahan eunhyuk melangkah ke pojok ruangan, mendekati lelaki yang sedang tertidur itu. Mata sipit gadis itu tidak berkedip saat memandangi wajah tampan yang selalu terngiang dipikirannya. Mata besar, hidung mancung, kening agar lebar, bibir merah, yang tampak begitu sempurnya untuknya. Jantung eunhyuk berdebar keras. Tangannya meremas seragam bagian kirinya, berusaha menahan agar jantungnya tidak berdebar lebih kencang lagi karena itu akan membuat eunhyuk semakin tidak bisa mengendalikan dirinya. Ingin rasanya eunhyuk melompat keatasnya dan memeluk tubuh kekar lelaki itu. Tapi ia harus bisa menahan hasrat itu.

Pertahanan eunhyuk perlahan mengendur. Tubuhnya lemas berjongkok disamping tempat tidur. Airmatanya perlahan mengalir. Kenapa lelaki ini, kenapa donghae tidak mencintainya saja? Kenapa minnie tidak bisa menerima kyuhyun saja? Bukankah dengan begitu semua jadi mudah? Kenapa eunhyuk harus menyukai lelaki yang ternyata menyukai wanita lain? Dan kenapa yang menyukainya justru adalah eeteuk yang jelas-jelas orang yang disukai sahabatnya sejak lama? Juga kenapa eeteuk harus menceritakan sesuatu yang membuat eunhyuk tak bisa menolaknya? Bukankah semua terlalu rumit? Seandainya tidak serumit ini, minnie pasti tidak akan menjauh dan rasa kehilangan sahabat ini tidak akan pernah terasa. Batin eunhyuk.

Hiks

Eunhyuk sudah tidak bisa menahan isaknya. Ia terlalu takut kehilangan minnie, sahabatnya.

Hiks

Eunhyuk tersentak saat merasa sebuah tangan lebar mendarat lembut dipucuk kepalanya. Segera ia hapus airmata diwajahnya lalu mengangkat kepala dan memandang seseorang yang kini sedang memperhatikannya

“kau menangis hyuk?” tanya donghae setelah memposisikan dirinya sama-sama berjongkok disamping kasur

“aniyo” geleng eunhyuk jelas bohong

Donghae hanya diam menatap mata gadis yang masih berkaca-kaca itu. keduanya sama sekali tidak berkedip memandang keindahan yang terpampang dihadapan masing-masing. Tanpa sadar donghae mengelus pipi eunhyuk yang merah dengan begitu lembut. Eunhyuk tersentak saat merasakan sesuatu yang terasa begitu tebal dan kasar menjalar dipipinya

“hae, kamu terluka?” kaget eunhyuk saat mendapati tangan yang sedang mengelusnya itu dibalut perban

“hanya luka kecil, tidak apa-apa” jawab donghae sambil tersenyum yang sukses membuat eunhyuk semakin merona

Gadis itu buru-buru berdiri untuk menghindari tatapan donghae yang pasti akan membuatnya salah tingkah. Lelaki tampan itupun ikut berdiri dan terus memandang eunhyuk dengan pandangan penuh makna

“donghae sedang sakit yaaa? Seharian ini hyukkie gak liat hae masuk kelas” tanya eunhyuk membuka pembicaraan demi menyembunyikan kegugupannya karena terlalu lama dipandangi oleh mata hangat lelaki pujaannya

“ngga koq, Cuma lagi males ajh” jawab donghae masih memandangi eunhyuk

Gadis manis itu hanya manggut-manggut menanggapi jawaban donghae. Ia terlalu bingung mau berkata apa lagi

“hyukkie sendiri ngapain disini? Mau minta obat? Koq sendirian sih? Tumben banget”

Mendengar pertanyaan donghae, eunhyuk memberanikan diri menatap mata lelaki itu lalu tak berapa lama ia merasa matanya memanas dan ahirnyaaaa....

“huweeeeee minnie ngejauhin hyukkie” tangis eunhyuk membuat donghae terbelalak

“aduuhh .. cup cup cup kenapa hyukkie jadi nangis? Emang minnie kenapa?” panik donghae berusaha menenangkan eunhyuk

“huweeee minnie hiks minnie marah sama hyukkie huweeee” tangis eunhyuk tak kunjung mereda. Airmatanya malah semakin deras mengalir disertai dengan isakan-isakan dalam

“iia iia .. sekarang hyukkie tenangin diri dulu.. cup cup cup selesain dulu nangisnya baru hyukkie cerita” donghae menepuk-nepuk pundak eunhyuk ringan sambil sesekali mengelus punggungnya untuk menenangkan
“ada donghae koq disini nungguin hyukkie sampe tenang.. yaaaa.. hyukkie udahan nangisnya”

Terus donghae berusaha meredakan tangis eunhyuk. Lelaki tampan itu perlahan menarik sudut bibirnya melihat tingkah eunhyuk yang agak kekanakkan. Yah siapa sangka, yeoja yang terkenal cuek dan suka makan banyak itu ternyata mempunyai sisi sensitif dan cengeng kalau sudah berhubungan dengan hal-hal yang disayanginya. Donghae yang awalnya mengagumi sisi mandiri dan berani eunhyuk kini jadi menganggap bahwa eunhyuk itu adalah sesosok gadis kecil yang nakal namun butuh perhatian

Setelah beberapa saat, tangis eunhyukpun reda dan ia sudah bisa mengontrol dirinya. Tangan lembut donghae yang terkadang mengelus punggung dan rambutnya, sukses menenangkan eunhyuk. Gadis itu mulai mencurahkan isi hatinya dan menceritakan apa yang terjadi antara dirinya-minnie-dan eeteuk.
************************************

Diatap sekolah, Minnie duduk termenung dilantai sambil menggigiti sedotan di kotak jus yang dipegangnya. Padahal kotak itu sudah kosong sejak tadi, tapi gadis imut itu sama-sekali tak berniat membuangnya. Ia hanya diam tak bersuara walau kyuhyun, lelaki yang sudah sejam duduk disamping –menghadap kearahnnya- terus memainkan pipi chubby minnie.

“min, udara disini kenceng lhoo.. pipi minnie jadi makin merah tuh” oceh kyuhyun sambil menusuk-nusuk pipi minnie yang memang kemerahan

“minnie bengong mulu entar monyet sebelah mati lhoo” kyuhyun beralih memainkan rambut minnie yang tertiup angin, namun tetap tak ada tanggapan apapun

“iiisshh kayanya minnie minta kyu cium yaaaa biar sadar” sisi mesum kyuhyun bangkit dan mendekatkan wajahnya ke wajah minnie sambil terus memandang bibirnya

BUAGGG

Sebuah tinju mendarat mulus dijidat lebar kyuhyun, membuat lelaki tampan itu jatuh terjengkang

“addduuuuhhhh sakit minniiiiiiieee” jerit kyuhyun bangkit berdiri disamping minnie yang sudah berdiri duluan, sambil mengusap jidatnya yang berbekas cap merah

“kyu jangan cari-cari kesempatan yaaa” minnie menyetil dahi kyuhyun yang sukses membuat pemujanya itu berteriak kesakitan

“aduuuhh... kyu gak nyari kesempatan koq. Kyu kahn Cuma mau nyium pacar sendiri.. sshh.. aww”

“idiiiihhh emank sejak kapan kita pacaran?”

“sejak kemaren. Pas kita ciuman”

“ehh tunggu dulu. Kahn kyuhyun yang mendadak nyium minnie. Ngerebut ciuman pertama minnie. Bukan berarti kita pacaran”

“itu ciuman pertama minnie? Sama dooongg ... kita beruntung yaaa min, ciuman pertama kita sama orang yang kita cintai.. hehhehehe”

“iiiihhhh kyuhyun sarap” minnie menghentakkan kakinya lalu pergi meninggalkan kyuhyun yang lagi senyam-senyum geje kegirangan
********************************

Siwon menelungkupkan wajahnya diatas meja kerjanya. Keadaanya begitu kusut. Semua pekerjaan ia biarkan menumpuk begitu saja. Para pegawai yang masuk ke ruangannyapun ahirnya memutuskan untuk pamit undur diri melihat bos mereka yang tampak sedang banyak masalah itu

Sejak kejadian semalam, donghae putra sematawayangnya belum juga pulang, kibum kekasihnyapun belum juga mau mengangkat teleponnya

~FLASHBACK~

setelah donghae pergi dan berkata bahwa ia tidak merestui pernikahan ayah dan gurunya, baik kibum maupun siwon tidak juga membuka pembicaraan.

Kibum diam-diam menangis karena bayangannya akan hidup bersama lelaki yang dicintainya kini kandas sudah. Siwonpun terus menekan dadanya yang sakit karena firasat buruknya benar-benar terjadi

Sepanjang perjalanan ke rumah kibum, keduanya hanya diam dengan pandangan kosong. Kibum sibuk memandang keluar jendela sementara siwon menyetir dengan satu tangan dan tangan yang lainnya memijat keningnya yang pusing

Mobil mewah siwon terparkir rapih di depan rumah sang kekasih. Keduanya terdiam beberapa saat sebelum siwon membuka mulutnya

“kibummie, akuuuuu” siwon berkata sambil memandangi kibum yang duduk agak membelakanginya

“aku rasa pertemuan besok malam dengan orangtuaku kita undur saja” kata kibum tanpa menoleh kearah sang kekasih

“maaf.. maafkan aku.. kumohon tunggulah sampai donghae merestui kita.. aku pasti bisa meyakinkannya” siwon menggeggam erat jemari kibum dan membawanya mengelus pipi ia sendiri.

Kibum menoleh kearahnya. Wanita cantik itu tersenyum lalu menrik dan mengecup punggung tangan siwon
“aku masuk dulu yaaa. Aku mau istirahat” katanya sambil membuka pintu disampingnya, tapi siwon buru-buru merengkuh tubuh itu kedalam pelukannya

“saranghae.. neomu saranghaeyo.. kau tahu itu kahn jagi?” bisik siwon mempererat pelukannya

“ne. Nado saranghaeyo” balas kibum mengendurkan pelukan mereka “sekarang kau pulanglah dan langsung istirahat” kibum mengecup pipi siwon lalu tersenyum sebelum keluar dari mobil mewah itu

“hati-hati dijalan” serunya sambil melambaikan tangan kepada sang kekasih. Siwonpun pergi meninggalkan rumah kibum dengan sedikit tidak iklas. Mata lelaki tampan itu terus memandangi kaca spion dimana terpantul sosok kibum yang sangat dicintainya sebelum ahirnya menghilang dibelokan

~FLASHBACK END~
***************************

DONGHAE POV

Beruntung seharian ini kibum seonsaengnim tidak masuk. Jadi aku tetap ikut rapat tanpa perlu menghindarinya. Lagipula, setelah mendengar cerita eunhyuk tentang minnie yang sedang marah padanya, aku jadi tidak tega membiarkannya ikut rapat sendirian.

Sepanjang rapat berjalan, kuperhatikan eeteuk hyung selalu saja menatap hyukkie. Entah kenapa aku jadi agak kesal dengan cara ia memandang. Gadis manis yang duduk disebelahku itu terlihat selalu menunduk yang sepertinya berusaha menghindari bertemu pandang dengan ketua osis kami.

Kyuhyun dan minnie tidak menghadiri rapat, entah mereka pergi kemana. Akupun memutuskan untuk mengantar hyukkie pulang, tapi gadis itu malah menolak dan memintaku untuk mengantar ia sampai halte bis saja.

Sepeninggal bis yang membawa gadis manis itu pergi, aku duduk di halte untuk menunggu bis menuju rumah kyuhyun, tempat kumenginap

“donghae”

Suara seorang pria yang kukenal mendekat kearahku. Akupun berdiri untuk menyambutnya

“Ada apa hyung?”

“bisa bicara sebentar?”

“ada apa? Katakan saja”

“aku tahu kau menyukai noonaku, dan aku yakin kau tahu kalau aku menyukai hyukkie?”

“a...apa maksud hyung?”

“kibum noona tidak bisa hidup tanpa ayahmu, dan aku sangat membutuhkan hyukkie untuk menjalani hidupku. Bagaimana menurutmu?”

“maksud teukkie hyung apa sih? Aku tidak mengerti”

“pilihlah antara kibum noona dan hyukkie. Kalau kau memilih kibum noona, maka aku akan membantumu tapi kau harus menyerahkan hyukkie untukku. Tapi kalau kau memilih hyukkie, maka lupakan noonaku dan terima ia menjadi ibu tirimu”

“hyung apa-apaan sih.. kenapa hyukkie harus dibawa-bawa? Dan kenapa hyung menjadikan mereka sebagai barang perebutan? Aku tidak mau.. dan aku harap hyung tidak mencampuri urusanku”

“kau tidak perlu menutupinya hae, aku tahu kau sebenarnya menaruh perasaan pada hyukkie kahn?” sebuah smirk yang kuduga tidak teukkie hyung miliki, kini terpatri jelas diwajah malaikatnya. Aku menelan ludahku berat mendengar apa yang ia bicarakan.

Apa-apan ini? Bagaimana mungkin teukkie hyung bisa tahu hal yang aku tutupi dan bahkan hal yang aku sendiri tidak tahu. Dan aku.... aku harus bagaimana?

TBC~~~~

gimana?? bagian apa yang kurang memuaskan?? pasti pada bilang 'kelamaan update!!!!!' .. hehhehehe
awalnya w bimbang mau post part2 selanjutnya disini apa ngga. w hawatir pada gak suka ff couple yaoi atau GS .. apalagi nii blog emang awalnya buat posting ff2 OC .. tp w mutusin buat tetep posting part ini sekalian mau nanya sama reader, bolehkah w tetep melanjutkan posting ff2 couple yaoi and genderswitch w disini?? atau lebih baik blog ini kembali ke fungsi semula sebagai tempat posting ff OC only ??
mohon komentar dan masukannya .. terima kasih ^^

2 comments:

  1. Huaaa.... akhirnya FF ni nongol juga... T^T
    Tapi thor, kya nya ad bbrpa bagian yg kelewat ya ?? koq tiba2 udh perkenalan Hae am Kibum gtu.. ?? coba deh bca part 3 nya bagian akhirnya ga kya gtu koq ?? Ak ga tau bagian Hyukie am teuki, ato bagian Minnie dicium am kyu (hikks... bagian yg paling pngen diliat tuh).. T^T

    Ak sneng bagian Hae ama Hyukie di UKS... hihi.. tapi Minnie masih ga bsa trma Kyu ?? sedih banget... kasian si Kyu...

    Aduhh... ga sabar banget baca lanjutan nya... next part bisa dipercepet ga update nya ?? (request).. :P

    Btw, sekedar ksih tau, nih si Anonymus yg sebelum nya udh koment part2 sblum nya... nge fans deg am FF author.. ^^

    ReplyDelete
  2. iia ternyata emang kepotong .. aduuuhh maap yaaa . aq lupa ngecek ulang . sembarangan posting ajh .
    tapi sekarang udah aq betulin tuhh . kamu jadi baca dua kali dehh . maaaf banget yaaa *ngulurin kelingking* TvT

    kamu kenalkah sama Anonymus itu ?? suruh mampir lagi dong kesini . abis sepi banget nihh . hehehhe
    makasiii banyak yaaa udah mampir lagi n nyedarin aq dari kebodohan yang hampir berkelanjutan . eheehhe
    *kecup mesra dari eunhae*

    by : Lopeunhae

    ReplyDelete